Ujian Akhir Nasional versi TuxStrip

Beberapa hari yang lalu seluruh Siswa kelas 3 atau kelas 12 SMA/SMK dan Sederajat baru saja melaksanakan yang Namanya Ujian Akhir Nasional (UAN) atau juga bisa Ujian Nasional (UN). Banyak kekurangan yang terjadi, mulai dari keterlambatan pendistribusian soal dan kertas jawaban Ujian Nasional di beberapa provinsi, kurangnya soal Ujian Nasional, Harus menggandakan soal Ujian dengan menggandakannya (fotocopy), kertas jawaban terlalu tipis sehinggan mudah sobek, dan masih banyak kasus yang lainnya.

Ujian Nasional di tahun 2013 ini bisa dibilang Ujian yang paling Buruk dan paling Bobrok selama ini, banyak yang Komplain dengan hal tersebut, serta banyak pula yang mengkritik dan menyarankan agar UN memang lebih baik diHAPUS. Nah seperti apa si Tuxi dan si Mamet dalam menanggapi hal tersebut? Dan bagaimana keunikan dan kelucuan dari Ujian Akhir Nasional mereka? Semuanya tersaji didalam Sebuah Komik Strip, yakni #TuxStrip dengan Judul “Ujian Akhir Nasional“. Seperti apa aksi kocak mereka? Langsung saja simak TuxStrip dibawah ini:

Ujian Akhir Nasional

Bagaimana dengan aksi Tuxi dan Mamet dalam TuxStrip ini? Apabila Suka silahkan di Komentar dan jangan lupa pula di Share. Terima Kasih… ^_^

Iklan

Kartu Ucapan Selamat Hari Kartini by TuxStrip

Coba tebak, pada tanggal 21 April diperingati sebagai hari apa? Pastinya yang bakalan banyak mengetahuinya nih para Ibu-ibu, karena apa? Ya karena pada setiap tanggal 21 April merupakan Hari Kartini / Hari Ibu Kartini “Habis Gelap Terbitlah Terang“. Jadi pastinya seluruh sobat Blogger dan Onliner pasti pada tau kan?

Nah pada tahun ini SlameTux mempersembahkan TuxStrip berupa kartu ucapan “Selamat Hari Kartini“. Ingin tau seperti apa? Seperti inilah Kartu ucapan Selamat Hari Kartini:
Baca lebih lanjut

Selamat Hari Kartini | TuxStrip

Oke deh coba tebak, pada tanggal 21 April diperingati sebagai hari apa? Pastinya yang bakalan banyak mengetahuinya nih para Ibu-ibu, karena apa? Ya karena pada setiap tanggal 21 April merupakan Hari Kartini / Hari Ibu Kartini “Habis Gelap Terbitlah Terang”. Jadi pastinya seluruh sobat Blogger dan Onliner pasti pada tau kan? cek kalender deh bagi yang belum tau, hehehe 😀

Nah pada tahun ini SlameTux mempersembahkan TuxStrip berupa kartu ucapan “Selamat Hari Kartini”. Ingin tau seperti apa? Seperti inilah Kartu ucapan Selamat Hari Kartini:Selamat Hari KartiniBagaimana Sob dengan kalian? Apa yang kalian lakukan dalam Menyambut Hari Kartini tahun ini? Share yuk bagaimana ekspresi dan yang dilakukan dalam menyambut Hari Kartini. Terima Kasih (^_^)

The 3rd Annual Panas Dingin Awards 2013, Parodi Panasonic Gobel Awards

Sekilas apabila kita mengamati The 3rd Annual PANAS DINGIN Awards ini sama halnya dengan salah satu acara yang memberikan penghargaan juga bagi beberapa nominator yang terpilih. Akan tetapi The 3rd Annual PANAS DINGIN Awards ini sangat berbeda dengan penghargaan yang lainnya, perbedaannya dari segi hiburan saja. Sudah pada tau kan acara apa yang di maksud? Ya PANAS DINGIN Awards 2013 merupakan sebuah Parodi dari Panasonic Gobel Awards. Acara PANAS DINGIN Awards ini hanyalah sebuah acara yang mengangkat namanya penghargaan, akan tetapi sebenarnya lebih ke Hiburan dan tentunya Sindiran belaka.The 3rd Annual Panas Dingin Awards 2013, Parodi Panasonic Gobel Awards Acara yang dilaksanakan pada Jumat tanggal 19 April 2013 tepatnya sabtu malam, di Trans7 para dalang dan wayang OVJ tampil dalam acara Panas Dingin Awards yang ke-3 (parodi Panasonic Gobel Awards). Tahun ini Panas Dingin Awards 2013 memberikan penghargaan terhadap 6 kategori Nominasi. Acara Panas Dingin Awards 2013 disiarkan live di Trans7 dari Ballroom Balai Kartini, Jakarta, Jumat (19/4/2013) mulai pukul 20.00 WIB hingga jam 23.00 WIB. Selain menghadirkan para bintang utama OVJ, acara ini juga menghadirkan bintang tamu seperti Shoimah, Deddy Corbuzier, Adul, Tata Janeta, Jeremy Teti, Agung Hercules, Jenita Janet, Dede, dan Farhat Abbas. Dipandu duet host Adri Danu dan Christie Julie, Panas Dingin Awards 2013 ini mengusung konsep parodi event awarding, yang akan memberikan penghargaan nyeleneh dan berbeda.

Acara Panas Dingin Awards 2013 ini dibuka dan sekaligus diresmikan Oleh Bapak Joko Wow, yang diperankan oleh salah satu wayang OVJ yakni Dede. Dan berikut adalah Daftar Kategori nominasi penghargaan Panas Dingin Awards 2013:

  1. Yang Ngakunya Sinetron Terbaik (Pemenangnya adalah Eyang Sumur Naik Gaji)
  2. Yang Ngakunya Talkshow Terbaik (Pemenangnya Pedas Malam)
  3. Yang Ngakunya Presenter Reality Show Terbaik (Pemenangnya Uya Kayu)
  4. Yang Ngakunya Komedian Terbaik (Pemenangnya Dede)
  5. Yang Ngakunya Program Musik Terbaik (Pemenangnya Kering)
  6. Yang Ngakunya Program Komedi Terbaik (Pemenangnya Opera Van Java, tapi tidak mau menerima dan akhirnya diberikan kepada Jeremy Teti).

Panas Dingin Awards 2013 Bila dilihat dari kemiripan nama-nama nominasi dan pemenang setiap kategori, acara Panas Dingin Awards 2013 ini sedikit lebih menyinggung dan atau memparodikan acara Panasonic Gobel Awards 2013 yang digelar beberapa waktu lalu dimana kebetulan acara-acara unggulan di Trans7 justru kalah dari acara Baru di RCTI yang belum terkenal. Namun terlepas dari itu semua, acara Panas Dingin Awards hanyalah hiburan semata bukan bermaksud menyinggung pihak manapun. Acara hiburannya akan mengedepankan cerita kreatif dan penuh parodi yang mengangkat tema-tema yang sedang happening saat ini.

Untuk yang terakhir mungkin ada beberapa pesan yang bisa diambil adalah mengenai awards itu sendiri. Pada waktu diumumkannya kategori terakhir mengenai Yang Ngakunya Program Komedi Terbaik yang pemenangnya adalah Opera Van Java, namun Perwakilan OVJ (Parto dan Nunung) tidak bangga dan tidak mau menerima penghargaan tersebut. Dan malah diserahkan ke nominator yang lain, nominator yang lainnya juga tidak mau menerimanya dan akhirnya diserahkan kepada Jeremy Teti. Pesan terakhir yang disampaikan oleh Parto selaku dalang OVJ (Opera Van Java) adalah:

Para penonton Setia OVJ pasif untuk SMS (bisa dipikirkan sendiri), dan hal ini sebenarnya bukan dinilai dari perolehan SMS. Tapi bagaimana Masyarakat bisa santai menikmati dan ikut bahagia+senang+tertawa ketika melihatnya.

Banyaknya antusiasme penonton lebih berharga dibandingkan dengan perolehan SMS. Tidak perlu mendapatkan penghargaan dari sebuah acara, namun penghargaan itu didapatkan ketika masyarakat luas suka dengan OVJ.

Mungkin seperti itu Report dari Acara The 3rd Annual Panas Dingin Awards 2013 yang Merupakan Parodi dari Panasonic Gobel Awards.

Memulai Berkarya lagi dengan Goresan Tanganku

Mungkin ini adalah pengalaman yang sudah lama terkubur dan bahkan terkubur dalam-dalam semenjak adanya teknologi yang memudahkanku dalam berkarya. Yuph apalagi kalo bukan mengenai goresan tanganku yang biasanya aku lakukan pada saat aku masih SD, SMP, dan SMA dulu.

Dan Baru hari ini aku memulainya lagi dari awal, karena aku terinspirasi dari seorang teman yang juga menghasilkan karya goresan tangannya yang mendorongku untuk bisa berkarya juga. Pada awal mencoba memang susah banget, pertama pikiran ini sudah di doktrin bahwasanya aku gak mungkin bisa menggambar lagi. Tapi pada kenyataannya setelah dicoba-coba akhirnya menghasilkan sebuah karya yang mungkin menurut orang lain biasa aja, tapi menurut aku hal itu luar biasa karena itu kali pertamaku setelah lama vakum gak menggambar lagi.

Baca lebih lanjut

Memetik Rambutan Binjai & Aceh di Ponorogo

Oke sobat Kali ini SlameTux akan sedikit berbagi kisah dan pengalaman yang mungkin baru pertama kali bagiku. Ceritanya seperti ini,bulan lalu aku dan dua teman kontrakan (Stevian dan Harry) pergi ke Ponorogo. Pergi kesana bukannya gak ada maksud dan tujuan, ya karena aku dan Harry ikut Stevian PulKam (Pulang Kampung). Rumah dia kan di Ponorogo, jadi tanpa basa-basi lagi kamipun berangkat kesana menggunakan 2 motor. Stevian dan Harry Boncengan menggunakan sepeda motor Stevian, sedangkan aku sendirian menggunakan sepeda motor kesayanganku.

Perjalanan dari Madura ke Ponorogo ditempuh sekitar 7-8 jam, karena berangkat dari jam 4 sore (kurang sih hehe). Selama di perjalanan kami memang sering berhenti, dan baru sampai di Ponorogo sekitar jam setengah 12an malem. Sesampainya disana kami melaksanakan ibadah Shalat Isya’, setelah itu ngobrol sebentar dan dilanjutkan merajut mimpi indah alias TIDUR.

Pagi Haripun kami diajak Stevian untuk melihat-lihat pemandangan sekitar Rumah, dan tanpa sengaja tatapanku tertuju pada beberapa Pohon. Yuph apalagi kalo bukan Pohon Rambutan, setelah bertanya-tanya kepada Stevian ternyata pohon Rambutan tersebut adalah Milik Keluarga Stevian. Baik di depan rumah maupun dibelakang rumah, setelah puas berkeliling. Kami pun diajak untuk memetik Buah Rambutan langsung dari pohonnya. Kamu langsung mengiyakan ajakannya tersebut, dikarenakan aku memang belum pernah meetik Rambutan langsung dari Pohonnya.

Rambutan Binjai & Rambutan Aceh

Ada dua jenis Rambutan yang ada disana yakni Rambutan Binjai dan Rambutan Aceh. Pertama sih aku gak mengerti apa perbedaan dari kedua Rambutan ini, tapi setelah disuruh mencicipi dan diberi penjelasan oleh Stevian akhirnya akupun mengerti perbedaan dari kedua Rambutan tersebut. Mungkin untuk foto dari Rambutan Binjai dan Rambutan Aceh seperti di bawah ini:

Memetik Rambutan Binjai & Aceh di Ponorogo

Bagaimana perbedaannya sudah ketahuan kan? Oke akan aku jelasin sedikit perbedaannya. Untuk segi tampilan ya mungkin sudah ketahuan seperti yang terlihat pada foto diatas. Untuk rambut-rambut yang terdapat pada Rambutan Binjai tuh lebih panjang dan lebat, sedangkan untuk Rambutan Aceh lebih kecil atau pendek dibandingkan dengan Rambutan Binjai. Selain dari ciri tersebut, waktu aku rasakan tuh Rambutan Lebih manis dan legit dibandingkan dengan Rambutan Aceh. Kalo rambutan aceh tuh rasanya asem-asem gimana gitu, hehehe 😀

Dan katanya Stevian sih harga dari Rambutan Binjai lebih Mahal daripada Rambutan Aceh. Bener atau kagak ya silahkan dicoba sendiri, coba beli maksudnya.

Memetik Rambutan dari Pohonnya Langsung

Berikut ini keceriaan kami (mungkin sebenernya keceriaanku aja sih, karena aku yang paling WOW banget ketika memetik Buah Rambutan langsung dari pohonnya. Ya masalahnya baru pertama kali sih) ketika memetik Buah Rambutan di belakang Rumah Stevian:

Memetik Rambutan Binjai & Aceh di Ponorogo

Harry dan Stevian (dari kiri ke kanan) sedang memetik Buah Rambutan Langsung dari pohonnya, tuh mereka sampe manjat-manjat keatas pohon. Beda halnya dengan aku, aku sih adem ayem berada di bawah dan mengambil rambutan yang bisa aku jangkau. Dan terkadang meminta ke yang lain untuk mengambilinnya.

Memetik Rambutan Binjai & Aceh di Ponorogo

Ini Fotoku waktu memetik Buah Rambutan langsung dari Pohonnya. Seru banget dah Pokoknya kalo ngambil Rambutan langsung dari Pohonnya,apalagi GRATIS. Berharap dapet Rambhtan lagi dari Stevian Hehehe 😀

Dibawain Rambutan

Nah beberapa hari yang lalu Stevian an pulang lagi ke Ponorogo, dan balik-baliknya lagi kesini ternyata Stevian membawa Buah Rambutan 1 Plastik kresek yang lumayan besar. Dan alhamdulillah semua rambutan tersebut udah ludes dilahap mulut-mulut Rakus anak Kontrakan. Ya semoga bisa berkunjung ke rumah Stevian lagi, amin. Terima Kasih banyak ya Wah…!!! ^_^

Hari #3 Lokasi Shuting Negeri 5 Menara Sampai ke Pulau Garam

Minggu (24/03/2013), hari ketiga ini mungkin hari yang sedikit membuatku bimbang dan sedih. Oke sebelumnya aku dan Harry diajak ke Kota Ponorogo oleh Stevian untuk menservis motor dari sepupu stevian. Nah setelah dibawa ke dealer, aku, stevian, dan hari pergi ke GOR Ponorogo untuk menikmati Sego Kucing dan es Degan. Seger banget, karena sein itu, dikarenakan ada yang enak untuk dipandang (Cewek Cantik chuiiiyyy). Gak rugi da berada di GOR sambil nungguin motor selesai di service.

Setelah selesai servis motor, kemudian kami mengantarkan lagi motornya. Karena aku ingin membeli sedikit oleh-oleh, akhirnya aku diantar ke salah satu tempat oleh-oleh khas Ponorogo. Aku hanya bisa membelikan sedikit oleh-oleh karena hanya punya sedikit duit. Hehehe jadi mohon maaf ya bagi yang gak kebagian, jangan bunuh diri…!!! 😀

Lokasi Shuting Film Negeri 5 Menara | Pondok Modern Gontor

Setelah selesai sedikit berbelanja, kamipun langsung meluncur ke tempat Shuting Film Negeri 5 Menara. Sobat Blogger dan Sobat Onliner sudah pada tau kan Tempatnya? Bagi yang sudah nonton filmnya pasti tau dengan tempat shuting Film Negeri 5 Menara. Yuph mana lagi kalo bukan Pondok Modern Darussalam Gontor Ponorogo, disinilah kami mengabadikan moment dengan cara berfoto disekitar pondok Gontor. Berikut adalah beberapa foto yang sempat diabadikan disana:

Hari #3 Lokasi Shuting Negeri 5 Menara Sampai ke Pulau Garam

Pintu Gerbang Pondok Pesantren Modern Gontor

Puas dengan Foto-foto, kami pun pulang dan menunaikan shalat. Sebenernya sih setelah shalat, kami disuruh makan siang terlebih dahulu sebelum beristirahat. Tapi karena aku dan harry sudah kecapean, akhirnya tertidur. Dan baru bangun setelah jam menunjukkan pukul 14.30an. Nah setelah bangun ini kami pun langsung mandi, shalat, bersiap-siap dan Makan.

Perpisahan yang tidak Diinginkan

Sebenernya kalo aku sih masih ingin berlama-lama disana, tapi karena Stevian dan Harry ada kuliah. Jadi ya harus balik pada hari Minggu Sore. Kami semua berpamitan dengan Ibuk Stevian, Mbah Putri, Mbah Kakung, serta orang yang berada disana. Untuk adek dari Stevian hanya ketemu di TPQ (Taman Pendidikan Qur’an). Sungguh sedih banget berpisah dengan mereka, meskipun aku berada disana hanya 2 malam dan 2 hari. Tapi rasa kekeluargaannya sangat kental banget.

Sebelum melanjutkan perjalanan, kami masih menyempatkan diri untuk mengabadikan moment di Darussalam University | Gontor Indonesia. Seperti inilah pintu gerbang menuju ke dalam Kampus Darussalam Gontor.

Hari #3 Lokasi Shuting Negeri 5 Menara Sampai ke Pulau Garam

Pintu Gerbang Darussalam University Gontor Indonesia

Kami pun melanjutkan perjalanan pulang ke Madura. Di dalam perjalanan mulai dari Madiun hingga Caruban, kami diguyur hujan. Dan baru setelah melewati Saradan, hujan pun mulai reda. Kami berhenti di salah satu pom bensin di kota Nganjuk untuk beristirahat, melaksanakan shalat maghrib.

Hari #3 Lokasi Shuting Negeri 5 Menara Sampai ke Pulau Garam

Beristirahat di salah satu pombensin

Hari #3 Lokasi Shuting Negeri 5 Menara Sampai ke Pulau Garam

Foto-foto di Jombang

Setelah mengisi bensin, kami melanjutkan perjalanan pulang. Sesampainya di Surabaya, kami berhenti sejenak untuk membeli minum. Karena bokong gak kuat lagi, aku pun memutuskan untuk menyeberangi selat Madura dengan kapal karena lebih dekat ke kontrakan daripada lewat Jembatan Suramadu.

Ya mungkin itulah sedikit cerita mengenai perjalananku, Stevian, dan Harry mulai dari Hari Jum’at Hingga Hari Minggu. Terima kasih ya buat Stevian dan Keluarga. Berharap sih bisa pergi kesana lagi 😀